Jumat, 05 September 2014
Berusaha tanpa modal besar
Problem yang sering terpikirkan dalam merintis suatu usaha (apapun) adalah modal. Benar, tetapi bukan berarti ini masalah utama satu-satunya. Karena ada juga orang punya modal tapi ndak tahu mau berbuat apa dengan modal itu. Di sini yang baik untuk digali dan dikembangkan adalah kreatifitas, ide, gagasan, wawasan. Bila modal menjadi kendala, maka alternatif pilihan lain adalah mengandalkan ketrampilan/pengetahuan/sarana-prasarana yang ada. Sekedar sebagai alternatif :
(1) kalau punya skill/ketrampilan di dunia per-komputer-an, buatlah kartu nama yang cukup apik (mungkin perlu dana sekitar 50-100 rb), tawarkan jasa pelatihan, instalasi, perbaikan, dll lewat kartu nama tersebut. Titipkan ke rental2 komputer, warnet, warung2 fotocopy, taruh di mushola, masjid, dsb.
(2) kalau di depan rumah ada sungai dengan air mengalir cukup deras, buatlah kolam/empang di bawah teras/di depan rumah. pada kolam, buat pintu air keluar masuk agar air sungai bisa mampir "me-refresh" air kolam setiap saat. taruh beberapa bibit ikan air tawar yg cepat berkembang: ikan mas, mujahir, nila, dsb.
(3) kalau ada kenalan/teman punya counter service computer atau HP minta ijin untuk magang tanpa harus bayar dulu. selama magang, serap ilmu/ketrampilan jasa perbaikan HP/komputer tsb, baru bila sudah bisa terjun praktek langsung menangani customer, mulai membayar cicilan biaya ganti selama "kursus non formal" di tempat tsb. :) metode ini tentu memerlukan saling kepercayaan dan kebaikan hati.
(4) terapkan cara no 3 di atas untuk tempat bengkel motor, service alat2 elektronik, service arloji, home industri kerajinan tangan, dll. sesuaikan saja kondisinya.
(5) kalau "prestasi" di sekolah dulu cukup OK, buat kartu nama (perlu modal 25-100 ribu), bikin usaha les privat untuk anak2 usia sekolah. bikin promosi via koran lokal juga bagus (biaya sekitar 40 - 80 ribu).
(6) kalau punya tanah kebun cukup luas/banyak, cari kantong2 plastik, untuk tempat pembibitan tanaman bunga atau buah-buahan. mulai belajar mengelola tanaman (pembibitan, pemeliharaan, pengembangan). berikutnya coba pasarkan ke kampung, kampung sebelah, dst. :)
(7) cari beberapa tempat rental VCD/DVD terdekat, bilang mau membantu memasarkan via delivery/diantar ke tempat pelanggan. modalnya: sepeda/sepeda motor. buat list lengkap (yang senantiasa diperbaharui) untuk koleksi VCD/DVD nya, sebar dan berikan copyan-nya kepada pelanggan, jangan lupa sisipkan nomor kontak yang mudah dihubungi (HP/telp/pager). keuntungan diambil dengan menambah selisih biaya asli dari rental bersangkutan.
(8) bikin masakan dengan resep spesial/unik yang belum banyak saingan, misal: Es Doger Bedugul, Es Teler 888, Kopi Nyes Jogja, Nanas Goreng Tugu Muda, Rujak Spesial Cihampelas, Nasi Kucing Stasiun Balapan, dll :p. coba mulai membuka kedai mini di depan rumah. modal belanja bahan, dibutuhkan sekitar 100 - 300 ribu untuk sehari. bikin spanduk promosi yang unik/kreatif, perlu biaya 75-150 ribu.
(9) Usaha (Cuci dan) Penyetrikaan Pakaian. modal kecil, cukup beberapa setrika elektrik dengan kondisi OK. bagus dicoba untuk kawasan perumahan, pemukiman padat, tempat kost/kontrakan karyawan. usulan untuk customer, pakaian (yg habis dijemur) diambil, hasil setrikaan diantar ke tempat customer. :p
Gimana .... tertarik? mau coba? silahkan saja :)
ReadMore..
(1) kalau punya skill/ketrampilan di dunia per-komputer-an, buatlah kartu nama yang cukup apik (mungkin perlu dana sekitar 50-100 rb), tawarkan jasa pelatihan, instalasi, perbaikan, dll lewat kartu nama tersebut. Titipkan ke rental2 komputer, warnet, warung2 fotocopy, taruh di mushola, masjid, dsb.
(2) kalau di depan rumah ada sungai dengan air mengalir cukup deras, buatlah kolam/empang di bawah teras/di depan rumah. pada kolam, buat pintu air keluar masuk agar air sungai bisa mampir "me-refresh" air kolam setiap saat. taruh beberapa bibit ikan air tawar yg cepat berkembang: ikan mas, mujahir, nila, dsb.
(3) kalau ada kenalan/teman punya counter service computer atau HP minta ijin untuk magang tanpa harus bayar dulu. selama magang, serap ilmu/ketrampilan jasa perbaikan HP/komputer tsb, baru bila sudah bisa terjun praktek langsung menangani customer, mulai membayar cicilan biaya ganti selama "kursus non formal" di tempat tsb. :) metode ini tentu memerlukan saling kepercayaan dan kebaikan hati.
(4) terapkan cara no 3 di atas untuk tempat bengkel motor, service alat2 elektronik, service arloji, home industri kerajinan tangan, dll. sesuaikan saja kondisinya.
(5) kalau "prestasi" di sekolah dulu cukup OK, buat kartu nama (perlu modal 25-100 ribu), bikin usaha les privat untuk anak2 usia sekolah. bikin promosi via koran lokal juga bagus (biaya sekitar 40 - 80 ribu).
(6) kalau punya tanah kebun cukup luas/banyak, cari kantong2 plastik, untuk tempat pembibitan tanaman bunga atau buah-buahan. mulai belajar mengelola tanaman (pembibitan, pemeliharaan, pengembangan). berikutnya coba pasarkan ke kampung, kampung sebelah, dst. :)
(7) cari beberapa tempat rental VCD/DVD terdekat, bilang mau membantu memasarkan via delivery/diantar ke tempat pelanggan. modalnya: sepeda/sepeda motor. buat list lengkap (yang senantiasa diperbaharui) untuk koleksi VCD/DVD nya, sebar dan berikan copyan-nya kepada pelanggan, jangan lupa sisipkan nomor kontak yang mudah dihubungi (HP/telp/pager). keuntungan diambil dengan menambah selisih biaya asli dari rental bersangkutan.
(8) bikin masakan dengan resep spesial/unik yang belum banyak saingan, misal: Es Doger Bedugul, Es Teler 888, Kopi Nyes Jogja, Nanas Goreng Tugu Muda, Rujak Spesial Cihampelas, Nasi Kucing Stasiun Balapan, dll :p. coba mulai membuka kedai mini di depan rumah. modal belanja bahan, dibutuhkan sekitar 100 - 300 ribu untuk sehari. bikin spanduk promosi yang unik/kreatif, perlu biaya 75-150 ribu.
(9) Usaha (Cuci dan) Penyetrikaan Pakaian. modal kecil, cukup beberapa setrika elektrik dengan kondisi OK. bagus dicoba untuk kawasan perumahan, pemukiman padat, tempat kost/kontrakan karyawan. usulan untuk customer, pakaian (yg habis dijemur) diambil, hasil setrikaan diantar ke tempat customer. :p
Gimana .... tertarik? mau coba? silahkan saja :)
Kamis, 04 September 2014
Lowongan Dealer Motor TVS Bandar Lampung
Lowongan Dealer Motor TVS Bandar Lampung - Dealer Motor TVS Bandar Lampung saat ini membutuhkan tenaga sebagai:
1. Data Base Coordinator (DBC)
2. Marketing Executive (ME)
Persyaratan:
- Mampu mengoperasikan komputer (DBC)
- Pendidikan minimal D3 (DBC) dan SMU (ME)
- Berpengalaman dalam pengolahan data (DBC)
- Mampu bekerja di bawah tekanan (ME dan DBC)
- Memiliki kendaraan sendiri dan SIM C (ME)
Bagi anda yang berminat dan memenuhi kualifikasi diatas, silakan ajukan lamaran anda ke:
TVS Bandar Lampung
Jl. Teuku Umar No. 16 A Kedaton Bandar Lampung
Lamaran diterima paling lambat setelah pengumuman ini.
(Tribun Lampung, 30 Juli 2012)
ReadMore..
1. Data Base Coordinator (DBC)
2. Marketing Executive (ME)
Persyaratan:
- Mampu mengoperasikan komputer (DBC)
- Pendidikan minimal D3 (DBC) dan SMU (ME)
- Berpengalaman dalam pengolahan data (DBC)
- Mampu bekerja di bawah tekanan (ME dan DBC)
- Memiliki kendaraan sendiri dan SIM C (ME)
Bagi anda yang berminat dan memenuhi kualifikasi diatas, silakan ajukan lamaran anda ke:
TVS Bandar Lampung
Jl. Teuku Umar No. 16 A Kedaton Bandar Lampung
Lamaran diterima paling lambat setelah pengumuman ini.
(Tribun Lampung, 30 Juli 2012)
Selasa, 02 September 2014
Gelandangan Dapat Uang Tunai Rp 1 4 Miliar Setelah Kembalikan Cincin Berlian

Orang baik bernasib baik. Ya, kalimat tersebut dialami Billy Ray Harris, seorang tunawisma yang menggelandang di jalanan Kota Kansas, Amerika Serikat. Billy menerima uang tunia sebesar US$ 145.000 atau sekira Rp 1,4 miliar.
Kisah itu bermula ketika Billu menemukan sebuah cincin pertunangan yang tanpa sengaja jatuh di gelas plastik yang ia gunakan untuk menampung recehan pemberian para dermawan. Alih-alih menganggapnya “rejeki dari langit” Billy memutuskan mengembalikan cincin berharga itu pada sang empunya.
Kejujurannya membawa berkah. Merasa berutang budi, tunangan Sarah Darlin, perempuan yang kehilangan cincin, membuat situs khusus, mencari donasi untuk Billy.
Hasilnya luar biasa, hingga Senin (25/2), sudah 6.000 orang mendonasikan uangnya dengan total sebesar 145.000 dolar AS atau hampir Rp 1,4 miliar.
“Di zaman sekarang, betapa mudahnya kita berpikiran buruk, tanpa menyadari masih ada orang baik di dunia,” kata Sarah, seperti dimuat News.com.au, Selasa (26/2).
Cincin bertahtakan berlian besar miliknya tak sengaja copot saat memasukkan koin ke gelas Billy. Perempuan itu baru sadar barang berharganya hilang sehari setelahnya.
Setelah mencari ke sana kemari, tanpa membuahkan hasil, cepat-cepat ia menghampiri Billy, berjongkok di sebelahnya dan bertanya, apakah ada benda berharga di gelasnya, yang tak sengaja jatuh ke sana. “Apa yang kau maksud sebuah cincin,” kata Sarah, menirukan pertanyaan balik Billy.
Sarah langsung mengangguk. Lalu, tanpa ragu, lelaki tua itu mengambil cincin itu dari tempat penyimpanannya dan memberikannya pada Sarah — yang langsung menyerahkan seluruh isi dompetnya sebagai tanda terimakasih.
“Seperti keajaiban,” kata Sarah. “Sebelumnya aku pikir tak bakal mendapatkan cincinku kembali.”
Sementara Billy mengaku kaget menjumpai cincin berlian di gelas miliknya. “Cincin itu sangat besar, sungguh. Dan pastinya mahal,” kata Billy.
Lalu, kenapa seorang tunawisma miskin seperti Billy Ray memilih tidak langsung menjual cincin yang diyakininya sangat mahal itu? Alasannya adalah Tuhan.
Billy masih percaya ada kekuatan Yang Maha Kuasa yang mengawasi perbuatannya. Apalagi ia pernah mendapat pendidikan agama di masa mudanya.
“Kakekku seorang pendeta,” kata dia. “Ia mengasuhku sejak usia 6 tahun. Pengasuhan kakek adalah berkah dalam hidupku. Setidaknya aku masih mempertahankan apa yang ia ajarkan.”
WOW....MAU LIHAT YANG CANTIK & SEXY klik disini
Sumber : http://www.ingaterus.com/2013/02/gelandangan-dapat-uang-tunai-rp-14.html
Senin, 01 September 2014
AGENDA KEGIATAN

Indonesia Fashion Week 2014
20-23 Februari 2014
Jakarta Convention Center
*admisi Rp 20.000
buka jam 10.00-21.00
www.indonesiafashionweek.com | twitter : @IndonesiaFW
Adiwastra Nusantara 2014
19-23 Februari 2014
Jakarta Convention Center
Ajang khusus menampilkan kreasi mutakhir yang ditunggu masyarakat
konsumen pecinta dan pengguna kain adati.
Saatnya untuk berburu aneka kain :
batik, ikat lurik, songket, jumputan, sasirangan dll
Adiwastra Nusantara 2014
19-23 Februari 2014
Jakarta Convention Center
Ajang khusus menampilkan kreasi mutakhir yang ditunggu masyarakat
konsumen pecinta dan pengguna kain adati.
Saatnya untuk berburu aneka kain :
batik, ikat lurik, songket, jumputan, sasirangan dll
Langganan:
Postingan (Atom)