Rabu, 25 Desember 2013
Browse »
home»
alam
»
berwisata
»
dan
»
di
»
indahnya
»
pasuruan
»
religi
»
Indahnya Berwisata Alam dan Religi di Pasuruan
Mulai dari wisata alam, sejarah, budaya dan sebagainya.
Click : Menambang Uang Melalui Facebook Dan Blog
Dengan aneka pilihan wisata dan lokasinya yang strategis itu, banyak wisatawan yang berkunjung ke Pasuruan. Berikut ini adalah beberapa lokasi wisata di daerah yang berjulukan Kota Untung Suropati itu :

1. Kebun Raya Purwodadi
Ada beberapa kebun raya di Indonesia yang pengelolaannya berada di bawah tanggung jawab Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ). Masing-masing kebyun raya itu memiliki tugas dan fungsi yang spesifik.
Salah satunya adalah Kebun Raya Purwodadi yang berada di Kabupaten Pasuruan – Jawa Timur. Kebun raya ini berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan.
Lokasinya yang berada tepat di tepi jalan raya utama Pasuruan – Surabaya – Malang dengan banyak angkutan umum yang melewatinya membuat wisata ini mudah untuk dikunjungi.
Dengan jam operasional mulai pukul 07.00 – 16.00, untuk memasuki Kebun Raya Purwodadi ini dikenakan tiket Rp 4500 + tiket donasi untuk PMI Rp 500 per pengunjung.
Kebun Raya Purwodadi ini didirikan pada tanggal 30 januari 1941 oleh Dr. L.G.M. Baas Becking. Lokasinya berada pada ketinggian 300 m dpl.
Pemilihan lokasi berupa habitat dataran rendah kering itu cukup strategis karena bisa memberi pemandangan dan nuansa yang berbeda di kebun raya ini pada musim kemarau dan musim penghujan.
Koleksi tanaman di Kebun Raya dengan luas sekitar 85 hektar ini terdiri dari 11.516 spesimen yang terbagi dalam 169 suku, 1864 jenis .
Diantara koleksi tanamannya yang menarik itu berupa koleksi Palem, Pisang, Polong-polongan, Bambu, Paku , tanaman obat, anggrek dan koleksi tanaman yang mengandung minyak atsiri.
2. Pemandian Banyu Biru
Banyu Biru adalah nama sebuah tempat wisata yang berada di Kabupaten Pasuruan – Jawa Timur. Wisata yang berupa kolam pemandian alami ini cukup menarik karena memiliki sumber air yang sangat jernih dan melimpah-ruah. Selain itu juga terdapat beberapa arca kuno sebagai jejak peninggalan yang bersejarah pada masa lampau.

Selain bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi, untuk kesana juga bisa dengan menggunakan angkutan umum dengan ongkos Rp 6000 dari terminal bis Pasuruan atau Rp 3000 dari pertigaan Pasar Ngopak yang menuju ke arah Probolinggo.Sedangkan tiket masuk ke wisata ini Rp 5000 per orang. Tiket itu bisa melonjak dratis menjadi 2 kali lipat bila di wisata ini diadakan pentas musik atau acara hiburan lainnya. 


=====================================================================
Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog
Bisnis Online Modal Rp 10 Ribu
Nuansa Keindahan Tiga Negara di Masjid Jin
Misteri Masjid Jin Yang Indah dan Megah
Wisata Religi Ke Pura Di Jawa Timur
Masjid Muhammad Cheng Hoo Yang Berhias Lampion
Keunggulan Bergabung dan Menulis di Vlog - Vivanews
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Museum Brawijaya
Jejak Kebesaran Sunan Giri Di Gresik
Mahkota Emas Kerajaan Dan Kesultanan Di Nusantara
Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe
Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta
Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan
Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk
Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga
Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban
Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog
Tips Optimal Dalam Bergabung Dengan Program Afiliasi
3. Kelenteng Tjoe Tik Kiong





Pada ruangan altar Kwan Sing Tee Koen terdapat arca Dewa Kwan Kong yang dikeramatkan. Ruangan ini berada di sebelah kiri ruangan utama kelenteng.





Lokasi makam KH. Abdul Hamid ini berada dalam satu lokasi dengan makam-makam leluhur dari Kabupaten Pasuruan ini. Di antara makam-makam kuno itu juga terdapat sebuah bangunan yang berasitektur klasik.

Kiai Abdul Hamid dalam hidupnya memiliki nama kecil Abdul Mu’thi yang lahir di Lasem Rambang Jawa Tengah pada tahun 1333 H ( 1914 M.) dari pasangan Kiai Abdullah bin Umar dengan Raihanah binti Kiai Shiddiq. Beliau yang biasa dipanggil Mbah Hamid ini adalah putra keempat dari 12 saudara.



Indahnya Berwisata Alam dan Religi di Pasuruan
Pasuruan adalah kota kecil di Jawa Timur. Di daerah yang berlokasi tak jauh dari Surabaya dan Malang ini memiliki beberapa potensi wisata yang sangat menarik.

Mulai dari wisata alam, sejarah, budaya dan sebagainya.
_____________________________________

___________________________________
Dengan aneka pilihan wisata dan lokasinya yang strategis itu, banyak wisatawan yang berkunjung ke Pasuruan. Berikut ini adalah beberapa lokasi wisata di daerah yang berjulukan Kota Untung Suropati itu :
Sign Up PAYZA For Free
1. Kebun Raya Purwodadi
Ada beberapa kebun raya di Indonesia yang pengelolaannya berada di bawah tanggung jawab Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ). Masing-masing kebyun raya itu memiliki tugas dan fungsi yang spesifik.


Click : Tips dan Panduan Lengkap Cepat Hamil
Lokasinya yang berada tepat di tepi jalan raya utama Pasuruan – Surabaya – Malang dengan banyak angkutan umum yang melewatinya membuat wisata ini mudah untuk dikunjungi.



CLicK : Promo Master Web Network
Pemilihan lokasi berupa habitat dataran rendah kering itu cukup strategis karena bisa memberi pemandangan dan nuansa yang berbeda di kebun raya ini pada musim kemarau dan musim penghujan.

______________________________________________
Dapatkan Poin Gratis Di Surfactif

Dapatkan Poin Gratis Di Surfactif

Tukar Point Gratis Anda Dengan Euro di Surfactif
Daftar Gratis Tanpa Menjual atau Membeli Produk
_______________________________________________
Diantara koleksi tanamannya yang menarik itu berupa koleksi Palem, Pisang, Polong-polongan, Bambu, Paku , tanaman obat, anggrek dan koleksi tanaman yang mengandung minyak atsiri.


Pada masa kolonial Belanda, pemandian Banyu Biru ini juga menjadi wisata yang favorit. Pada masa itu, wisata ini disebut dengan Badplaats Banjoe Biroe (Blauw Water) atau Blauw Water karena airnya yang tampak berwarna biru.Pemandian Banyu Biru berada di Desa Sumberrejo Kecamatan Winongan sekitar 25 km dari pusat kota Pasuruan.


Di wisata ini kita bisa menikmati kesegaran air alaminya dengan berenang dan berbasah ria pada kolam pemandiannya yang terbagi dalam beberapa petak. Bagi pengunjung perlu untuk waspada dan berhati-hati jika berada di kolam pemandian itu karena tidak adanya informasi tentang batas-batas dan kedalaman airnya.

Untuk berenang dan berbasah ria itu, Anda juga bisa menyewa ban-ban yang berwarna hitam sebagai pelampung.Berragam pepohonan yang cukup besar dan rindang tampak menaungi wisata ini sehingga menjadikan lokasinya tampak sejuk, teduh dan segar.

=====================================================================
Break Session :
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog
Bisnis Online Modal Rp 10 Ribu
Nuansa Keindahan Tiga Negara di Masjid Jin
Menambang Rezeki Melalui Afiliasi Web Hosting
Candi Yang Tak Selesai Jejak Kerajaan Singhasari
Indahnya Gereja Kayu Tangan Yang Bergaya Gothic
Tank Yang Legendaris Di Museum Brawijaya
Misteri Masjid Jin Yang Indah dan Megah
Wisata Religi Ke Pura Di Jawa Timur
Masjid Muhammad Cheng Hoo Yang Berhias Lampion
Keunggulan Bergabung dan Menulis di Vlog - Vivanews
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Museum Brawijaya
Jejak Kebesaran Sunan Giri Di Gresik
Mahkota Emas Kerajaan Dan Kesultanan Di Nusantara
Koleksi Benda Yang Menyeramkan Di Museum Kesehatan
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Malang
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog
Tiga Mobil Kuno Yang Legendaris Di Jawa Timur
Candi Masa Kerajaan Majapahit Di Trowulan
Untaian Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Jejak Letusan Di Gunung Bromo dan Gunung Kelud
Kelenteng Kuno Di Kota Jombang
Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang
Wanita Inspiratif Ala Putri Herlina Dan Lennes Imut-imut
Gereja Yang Indah Dan Unik Di Jawa Timur Bebatuan yang Indah Dan Bercahaya Di Lamongan
Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur
Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono
Kisah Batu Kodok Di Lamongan
Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan
Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur
Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono
Kisah Batu Kodok Di Lamongan
Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan
Patung Gajah Mungkur Yang Unik Di Gresik
Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban
Merenda Kenangan Di Pantai Pasir Putih SitubondoKisah Batu Gajah Yang Unik Di Tuban
Jejak Nostalgia Wisata Museum Di Surabaya
Menyapa Monyet Liar Di Pemandian Bektiharjo
Indahnya Kesenian Kuda Di Jawa Timur
Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe
Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta
Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan
Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk
Uniknya Memancing Di Ranu Grati Pasuruan
Sejuta Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Jejak Perjuangan Bangsa Di Museum Benteng Vredeburg
Koleksi Wayang Kulit Di Museum Santet
Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik
Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing BioNostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga
Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban
Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung
Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo
Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung
Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud
Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto
Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri
Masjid Cheng Ho Yang Indah Unik Di Surabaya
Gadis di Tuban Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik
Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis
Kelenteng Sumber Naga Di Kota Probolinggo
Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo
Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo
Tips Optimal Dalam Bergabung Dengan Program Afiliasi
Tips Mencari Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3
Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
================================================================
3. Kelenteng Tjoe Tik Kiong

Sebagai kota lama dengan banyak kawasan Pecinan, Kota Pasuruan – Jawa Timur memiliki sebuah kelenteng yang konon usianya sudah ratusan tahun karena diduga sudah ada sejak abad ke-17. Kelenteng itu bernama Tjoe Tik Kiong yang berlokasi di Jalan Lombok no 7.

Nuansa klasik pada kelenteng ini sudah tampak pada gerbang masuk kelenteng dengan bentuk , warna dan ornamen yang khas. Pada bagian atas gerbang itu terdapat ornament berbentuk sepasang naga dan burung Hong.

Di belakang gerbang terdapat panggung mini untuk pementasan wayang Potehi yang biasa dipentaskan mengikuti agenda umat kelenteng ini yang memiliki hajatan tertentu dan lakon wayang dengan kisah tertentu pula. Setahun sekali, panggung wayang Potehi itu mementaskan lakon tentang Kwan Sing Tee Koen ( Dewa Kwan Kong ) yang menjadi salah satu dewa utama di kelenteng ini.

Sekitar 12 meter dari panggung mini terdapat gerbang dengan ornament patung singa yang seolah menjadi penjaganya. Pada bagian atas gerbang ini terdapat ornament sepasang patung naga.
Setelah melintasi gerbang itu, barulah saya beberapa ruangan yang ada di kelenteng ini yaitu ruangan kelenteng utama , ruangan altar Kwan Sing Tee Koen dan ruangan untuk kantor.


Pada halaman depan tampak sepasang patung Singa Kilin dengan terpasang berbagai hiasan yang menggantung pada tubuhnya. Selain itu juga terdapat tungku pembakaran yang berbentuk pagoda.

4. Makam Syekh Abdul Hamid

Berada di pusat kota Pasuruan – Jawa Timur, tepatnya di sekitar Masjid Agung yang berada di alun-alun, ada pemandangan yang cukup menarik. Disana pada setiap harinya ada banyak pengunjung yang selain untuk menikmati keindahan Masjid Agung Pasuruan dan alun-alun, juga untuk berziarah ke makam KH. Abdul Hamid.

Walau makam itu bukan termasuk makam dari golongan Walisongo atau makam-makam kuno yang dikeramatkan lainnya, namun pesona dan kharisma dari almarhum KH. Abdul Hamid senantiasa mengundang banyak pengunjung untuk berwisata religi dengan berziarah di sana.

Makam KH. Abdul berada tepat di belakang masjid Agung Al Munawar – Pasuruan. Untuk menuju ke sana dengan melewati gang-gang kecil yang berada di samping masjid. Di gang-gang itu selain terdapat deretan peminta-minta, juga terdapat banyak kios yang menjual benda-benda yang berkaitan dengan dunia Islam.
Ada juga yang menjual berragam bentuk souvenir yang didalamnya terdapat foto KH. Abdul Hamid semasa hidupnya.


Makam KH. Abdul Hamid berada di ruangan yang tidak terlalu luas. Di sekitarnya terdapat makam para kerabatnya. Makam KH. Abdul Hamid itu sendiri memiliki nisan yang berwarna kuning emas dengan terdapat pagar besi kecil yang mengitarinya.

Saat saya berkunjung ke sana, di sekitar makam KH. Abdul Hamid ini ada banyak peziarah yang tampak larut dan khusyuk dalam memanjatkan doa kepada almarhum. Ruangan antara peziarah pria dan wanita itu dipisahkan oleh sebuah dinding tembok.


Kiai Abdul Hamid dalam hidupnya memiliki nama kecil Abdul Mu’thi yang lahir di Lasem Rambang Jawa Tengah pada tahun 1333 H ( 1914 M.) dari pasangan Kiai Abdullah bin Umar dengan Raihanah binti Kiai Shiddiq. Beliau yang biasa dipanggil Mbah Hamid ini adalah putra keempat dari 12 saudara.

Yang menarik, bila di makam-makam lainnya ada kecenderungan para juru kunci atau petugas makam untuk meminta tips atau sedekah dari pengunjung, di lokasi ini justru hal seperti itu dilarang.

Dalam sebuah papan yang terpasang di kotak amal tertulis peringatan yang mengatakan bahwa HARAM hukumnya bagi pengunjung untuk memberi uang kepada petugas Makam.

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar